Iklan Melayang

Senin, 21 Juni 2010

TEORI RASIO KEUANGAN

MARKETIVAOpen an AccountIt's easy, takes only 5 minutes, and you even earn $5 cash reward!CLICK HERE..



TEORI RASIO KEUANGAN

Laporan Keuangan :

Merupakan media informasi yg digunakan oleh perusahaan ybs untuk melaporkan keadaan dan posisi keuangan kepada pihak yg berkepentingan, terutama bagi kreditur, investor dan pihak manajemen dr perusahaan itu sendiri.

Jenis Laporan Keuangan :

1. Neraca (balance sheet) mencerminkan nilai aktiva, utang dan modal sendiri pada suatu saat tertentu.

2. Laporan Rugi dan Laba (Income Statement) mencerminkan hasil yang dicapai selama suatu periode tertentu.

3. Laporan Perubahan Modal

Analisis Rasio Finansial

Penggunaan analisis rasio untuk melakukan interpretasi dan menganalisis laporan keuangan akan menggunakan ukuran tertentu yg disebut rasio. Rasio merupakan bentuk rumusan matematis yg menunjukkan hubungan di antara angka tertentu yg dpt digunakan untuk menjelaskan hubungan antara dua macam data finansiil.

Analisis Ratio Keuangan pada dasarnya terdiri atas 2 macam perbandiangan yakni:

1. Dengan cara membandingkan rasio waktu tertentu dg rasio dr waktu sebelumnya dari perusahaan yg sama. Cara ini akan memberikan informasi perubahan rasio dr waktu ke waktu sehingga bisa diketahui perkembangannya dan dapat untuk proyeksi pada masa yad.

2. Dengan cara membandingkan rasio keuangan dari satu perusahaan tertentu dg rasio keuangan yg sama dr perusahaan lain yg sejenis atau industri (rasio industri) dalam waktu yg sama.

Macam-macam Rasio Finansiil:

Dilihat dari sumber di mn rasio itu dibuat, maka rasio dapat digolongkan dalam 3 golongan yakni:
1.
Rasio Neraca (Balance sheet ratios)
2.
Rasio laporan Rugi & Laba (Income statement ratios)
3.
Rasio antar laporan ( Inter-statement ratios)



TEORI RASIO KEUANGAN

Laporan Keuangan :

Merupakan media informasi yg digunakan oleh perusahaan ybs untuk melaporkan keadaan dan posisi keuangan kepada pihak yg berkepentingan, terutama bagi kreditur, investor dan pihak manajemen dr perusahaan itu sendiri.

Jenis Laporan Keuangan :

1. Neraca (balance sheet) mencerminkan nilai aktiva, utang dan modal sendiri pada

suatu saat tertentu.

2. Laporan Rugi dan Laba (Income Statement) mencerminkan hasil yang dicapai

selama suatu periode tertentu.

3. Laporan Perubahan Modal

Analisis Rasio Finansial

Penggunaan analisis rasio untuk melakukan interpretasi dan menganalisis laporan keuangan akan menggunakan ukuran tertentu yg disebut rasio. Rasio merupakan bentuk rumusan matematis yg menunjukkan hubungan di antara angka tertentu yg dpt digunakan untuk menjelaskan hubungan antara dua macam data finansiil.

Analisis Ratio Keuangan pada dasarnya terdiri atas 2 macam perbandiangan yakni:

1. Dengan cara membandingkan rasio waktu tertentu dg rasio dr waktu sebelumnya dari perusahaan yg sama. Cara ini akan memberikan informasi perubahan rasio dr waktu ke waktu sehingga bisa diketahui perkembangannya dan dapat untuk proyeksi pada masa yad.

2. Dengan cara membandingkan rasio keuangan dari satu perusahaan tertentu dg rasio keuangan yg sama dr perusahaan lain yg sejenis atau industri (rasio industri) dalam waktu yg sama.

Macam-macam Rasio Finansiil:

Dilihat dari sumber di mn rasio itu dibuat, maka rasio dapat digolongkan dalam 3

golongan yakni:
1.
Rasio Neraca (Balance sheet ratios)
2.
Rasio laporan Rugi & Laba (Income statement ratios)
3.
Rasio antar laporan ( Inter-statement ratios)

Pengelompokan rasio keuangan yg lain:

1. Rasio likuiditas : rasio yg dimaksudkan untuk mengukur likuiditas perusahaan.

2. Rasio leverage : rasio yg dimaksudkan untuk mengukur sampai berapa jauh aktiva perusahaan dibiayai dengan utang.

3. Rasio aktivitas : rasio yg dimaksudkan untuk mengukur sampai seberapa besar efektivitas perusahaan dalam mengerjakan sumber dananya.

4. Rasio profitabilitas: rasio yang menunjukkan hasil akhir dr sejumlah kebijaksanaan dan keputusan.

ANALISIS KEUANGAN SISTEM DU PONT

Sistem ini menggabungkan ratio aktivitas dan profit margin.

Menunjukkan bagaimana ratio tersebut berinteraksi untuk menentukan

profitabilitas aktiva yang dimiliki perusahaan.

S A L E S

NOI

PROFITMARGIN

O P E R A T I NG E X P E N S E S

N E T SA L E S

EARNING POWER

N E T S A LES

A S S ET TU R N O V E R

WORKING CAPITAL

NOA

F I X E D AS S E TS


Penggunaan Rasio Finansiil Rata-rata untuk Penyusunan Proyeksi Laporan Finansiil

Contoh:

Berdasarkan rasio industri di bawah ini susunlah Neraca pro forma dan tentukan pula estimasi penjualan beserta estimasi harga pokok penjualan. Perusahaan tersebut termasuk dalam kelompok average di dalam industri ybs.

Debt / net worth

50 %

Acid test ratio

150 %

Assets turnover

2 x

Collection period

36 hari (1 th=360 hari)

Gross profit margin

40 %

Inventory turnover (at cost)

8 x

Common stock

Rp 20.000,00

Retained Earning

Rp 18.000,00


Ket : Semua hutang adalah hutang lancar


1. Besarnya Utang :

Debt = 50%

Networth

2. Total Aktiva :

Total Aktiva = Total hutang + Modal Sendiri

3. Total Aktiva Likuid (Kas +Piutang)

Kas + piutang = AcidTestRatio = 150%

Hutang Lancar

4. Penjualan (Sales)

AseTurnover = Sales

Assets

5. Piutang

AverageCollectionperode = Pitang rata-rata x 360

Penjualan Kredit

6. Kas = (Kas+Piutang) Piutang

7. Harga Pokok penjualan (C.G.S)

C.G.S = 100% - Gross profit margin

8. Persediaan (inventory)

Inventory Turnover = Harga Pokok Penjualan

Inventory rata-rata

9. Aktiva tetap

Aktiva tetap = Total aktiva (kas + piutang + Inventory)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kumpul blogger

Subcribe & Bookmark

Bookmark and Share

Bookmark and Share
Subscribe My Feed